Pada awalnya, penumpang pesawat rute La Caruna-Madrid itu menganggap ini adalah penerbangan biasa. Hingga muncul pramugari yang membawa tumpukan Galaxy Note 8 untuk dibagikan.

Peluncuran Samsung Galaxy Note 8 bisa dibilang sukses dan seolah menjadi penawar luka akibat musibah yang menimpa Galaxy Note 7 tahun lalu.

Sekadar mengingatkan, tahun lalu Galaxy Note 7 bahkan tidak diizinkan berada mengikuti penerbangan karena dikhawatirkan menimbulkan ledakan saat pesawat mengudara.

Giveaway ini merupakan inisiatif yang dilakukan oleh Samsung Spanyol sebagai bagian dari kegiatan promosi. Ada asumsi bahwa gagasan ini untuk menunjukkan bahwa perangkat Samsung generasi baru kini telah aman untuk dibawa di pesawat.

Seperti dikutip Masfendi.ID dari Android Authority, Kamis (26/10/2017), dalam pesawat Iberia nomor penerbangan 0514, Wakil Presiden Samsung Spanyol Celestino Garcia memberikan kejutan pada seluruh penumpang. Tak hanya menyapa, Garcia juga membagikan 200 unit Galaxy Note 8 gratis kepada para penumpang.

Perangkat tersebut dibagikan kepada masing-masing penumpang. Di perangkat phablet kamera ganda yang dibagikan tertulis kalimat, “Setahun lalu kami meminta Anda mematikan (Galaxy Note 7). Hari ini kami (Galaxy Note 8) menyambut Anda di pesawat.”.

Penumpang pesawat mendapat Galaxy Note 8
Penumpang pesawat mendapat Galaxy Note 8

Meski Samsung dalam pernyataannya menyebut membagikan 200 perangkat Galaxy Note 8, The Points Guy mencatat hanya ada 162 penumpang yang terdaftar dalam penerbangan tersebut. Tidak diketahui apakah kru pesawat juga mendapatkan perangkat ini.

“Di Samsung, Saat kami terjatuh, kami tidak hanya berusaha bangkit. Kami belajar untuk terbang,” tulis Samsung Spanyol di akun Twitter resminya dalam bahasa Inggris.

Berdasarkan penelusuran di akun Twitter resmi maskapai Iberia @iberia yang berbahasa Spanyol, diunggah beberapa foto dan video yang merekam kejutan manis tersebut.

Pramugari tampak membawa unit Galaxy Note 8 menggunakan troli dan membagikannya ke semua penumpang.

 

Sebagai catatan, smartphone Samsung sebelumnya, Galaxy Note 7 sempat mengalami kegagalan.

Beberapa pengguna melaporkan smartphone tersebut rawan meledak dan terbakar. Laporan lain mengatakan Galaxy Note 7 juga pernah meledak ketika sedang diisi ulang.

Sejumlah insiden tersebut memicu otoritas dan maskapai penerbangan melarang penumpang membawa apalagi menggunakan Galaxy Note 7 di dalam pesawat.

Penyelidikan yang dilakukan Samsung menunjukkan cacat produksi pada baterai Galaxy Note 7. Samsung kemudian me-recall atau menarik semua Galaxy Note 7 dari peredaran dan meminta maaf.

Setahun kemudian, Samsung merilis Galaxy Note 8 yang penjualannya justru melebihi ekspektasi.

Apakah Samsung Indonesia akan melakukan hal yang sama untuk ajang promosi? Kita tunggu saja.